Sound Designing dalam film

Sound DesigningSound Designing

Indonesia, gimanacuk.com — (11/11/2017).

Sound Designing dalam film

Sound dalam film membantu film tersebut agar terkesan lebih realis atau lebih nyata. Penonton akan menonton dengan tenang dan tidak sadar kalau suara yang membantu mereka untuk menikmati film.  Dan suara juga yang membantu merasakan perasaan tertentu berdasarkan mood dalam film tersebut.

Sound Designing adalah kegiatan pembuatan dan juga mendesign suara untuk film.

(Baca juga: Lighting dalam proses pembuatan film)

Dalam sebuah tim produksi film baik produksi film panjang maupun film pendek, pasti harus memiliki seorang sound designer.

Sound designer adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab dibidang suara dalam film. Mulai dari folley, sound effect, dialog dan lain-lain. Suara dalam film adalah bagian paling penting, karena suara dapat membuat penonton merasakan apa yang terlihat. Melihat dalam film tidak hanya dari mata tetapi juga melalui telinga.

Sound designing dalam film apabila dalam kata kasarnya adalah berusaha untuk berbohong kepada penonton. Karena tidak semua suara yang terdengar di dalam suatu frame film, adalah suara asli yang berasal dari dalam frame tersebut. Suara-suara yang tidak memungkinkan untuk direkam langsung di tempat, akan di folley (merekam di dalam studio). Berikut video contoh folley dalam film :

 

 

Dalam video di atas, dapat dilihat seorang pria yang merekam suara sesuai dengan layar video yang dia lihat.

Berdasarkan pengalaman pribadi saya. Sound designer harus bisa membuat sound/suara yang dapat menggerakan hati penonton dan juga mengecoh penonton melalui media suara. Seorang sound designer harus memiliki beberapa hal penting dalam dirinya agar dapat menjadi sound designer yang baik, yaitu:

  • Memiliki kepercayaan diri
  • Memiliki taste musik yang baik
  • Memiliki koneksi/teman seorang musisi yang dapat membantu dalam pembuatan film
  • Menguasai software-software music editing seperti studio one, reason by propellerhead dan lain-lain
  • (Opsional) Bisa memainkan instrumen musik seperti gitar, piano, bass, drum dan lain-lain
  • (Opsional) Memiliki perlengkapan perekaman suara yang lengkap, mulai dari Handy recorder, Microphone condenser, ribbon, dynamic dan lain-lain.

Tidak semua yang tertera di atas adalah hal yang benar-benar harus anda miliki. Tapi cobalah untuk bisa menjadi seperti di atas, agar kalian para calon sound designer bisa membuat sebuah karya yang bagus. Selain bagus kalian juga harus memiliki standar tinggi sebagai sound designer. Sekian dari saya Yoga Pangestu.

Gimana cuk? sampai bertemu di postingan selanjutnya ya.