Mengenal Negara Yugoslavia, Negara Asal Ilija Spasojević Yang Tinggal Kenangan

bendera yugoslavia Bendera Negara Yugoslavia via wikipedia.com

Indonesia, gimanacuk.com — (13/11/2017).

Mengenal Negara Yugoslavia, Negara Asal Ilija Spasojević Yang Tinggal Kenangan

A post shared by Ilija Spasojević (@spaso_87) on

Ilija Spasojević adalah pemain Bhayangkara FC yang dinaturalisasikan oleh PSSI. Spaso lahir di negara Montenegro yang dulu merupakan bagian dari negara Yugoslavia.

Negara Yugoslavia adalah negara yang telah hancur berasal dari tenggara Eropa dari tahun 1918 sampai 2003. Yugoslavia pernah menganut bentuk sistem pemerintahan kerajaan dan republik. Negara ini terdiri dari banyak suku, bahasa dan budaya seperti halnya Indonesia tapi sayang negara ini malah hancur pada tahun 2003. Yugoslavia akhirnya terpecah menjadi beberapa negara yaitu Bosnia-Herzegovina, Kroasia, Serbia, Kosovo, Montenegro, Slovenia dan Republic Macedonia.

Yugoslavia dekat dengan Uni Soviet yang sama – sama menganut ideologi komunisme, sehingga wajar apabila mereka sanngat akrab. Entah kenapa setelah bersama mendirikan persekutuan komunis internasional yang bernama “Cominform” pada tahun 1948 Uni Soviet tidak menyukai praktik Komunisme Yugoslavia. Hingga akhirnya Yugoslavia dikucilkan oleh sesama negara komunis, tahun 1949  Yugoslavia mendekatkan diri kepada negara-negara blok barat.

Melemahnya hubungan antara Uni Soviet dan terputusnya hubugan Yugoslavia dengan negara-negara blok timur mengakibatkan memburuknya perekonomian dalam negeri.

Akibat memburuknya dan melemahanya perekonomian negara Yugoslavia membuat hubugan antara etnis memburuk. Terjadi huru hara dimana-mana, hingga akhirnya membuat negara Yugoslavia terpecah menjadi beberapa bagian negara-negara baru.

Berikut nama-nama negara dan benderanya, hasil dari terpecahnya Negara Yugoslavia :

Kesimpulannya adalah Negara Yugoslavia yang terdiri oleh banyak suku, bahasa dan budaya seperti kita Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat terpecah belah oleh etnis negaranya sendiri.

Maka oleh sebab itu sebaiknya kita ambil pelajaran dari Negara Yugoslavia, jangan mau dipecah belah oleh pihak asing. Jaga terus semboyan bangsa kita “Bhineka Tunggal Ika” dari sabang sampai marauke.  Jangan biarkan sedikitpun bangsa lain mengambil alih negara kita, pertahankan dan kembangkan semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia hingga anak, cucu dan cicit kita.

Gimana cuk? sampai jumpa di postingan berikutnya ya.


Sumber : re-tawon