Arti Dan Makna Dari Lirik Lagu Sore Tugu Pancoran – Iwan Fals

sore tugu pancoranSore Tugu Pancoran - Iwan Fals

Indonesia, gimanacuk.com — (31/01/2018).

Arti Dan Makna Dari Lirik Lagu Sore Tugu Pancoran – Iwan Fals

Sebelumnya saya kenalkan dulu Iwan Fals. Iwan Fals atau Virgiawan Listanto adalah penyanyi beraliran Balada, Pop, Rock, dan Country yang merupakan salah satu legenda di Indonesia. Iwan Fals lahir di Jakarta, 3 September 1961.

Si budi kecil kuyup menggigil
Seseorang anak bernama budi kedinginan
Menahan dingin tanpa jas hujan
Kedinginan tanpa jas hujan
Di simpang jalan tugu pancoran
Di simpang jalan tugu pancoran
Tunggu pembeli jajakan koran
Sambil menunggu pembeli yang akan membeli koran dagangannya
Menjelang maghrib hujan tak reda
Sampai maghrib hujan masih belum reda
Si budi murung menghitung laba
Si budi cemberut menghitung keuntungannya
Surat kabar sore dijual malam
Majalah dan koran sore dijual malam
Selepas isya melangkah pulang
Saat isya budi baru pulang

Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu
Si budi yang masih kecil itu terpaksa harus bekerja
Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu
Demi cita”nya yang bahkan mengganggu jam tidurnya
Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu
Budi tak sempat bermain, seperti anak seumurannya
Dipaksa pecahkan karang, lemas jarimu terkepal
Dipaksa bekerja, lemas tampat terlihat

Arti Dan Makna Dari Lirik Lagu Sore Tugu Pancoran – Iwan Fals

Cepat langkah waktu pagi menunggu
Tiba” sudah pagi saja
Si budi sibuk siapkan buku
Budi menyiapkan buku 
Tugas dari sekolah selesai setengah
PR dari sekolah hanya bisa dikerjakan setengah
Sanggupkah si budi diam di dua sisi
Bisakah budi bertahan di dua sisi ini



Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu
Si budi yang masih kecil itu terpaksa harus bekerja
Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu
Demi cita”nya yang bahkan mengganggu jam tidurnya
Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu
Budi tak sempat bermain, seperti anak seumurannya
Dipaksa pecahkan karang, lemas jarimu terkepal
Dipaksa bekerja, lemas tampat terlihat

Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu
Si budi yang masih kecil itu terpaksa harus bekerja
Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu
Demi cita”nya yang bahkan mengganggu jam tidurnya
Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu
Budi tak sempat bermain, seperti anak seumurannya
Dipaksa pecahkan karang, lemas jarimu terkepal
Dipaksa bekerja, lemas tampat terlihat

Jadi kesimpulan dari Lirik Lagu Sore Tugu Pancoran – Iwan Fals adalah menceritakan tentang para pejuang cilik yang sekolah sambil bekerja demi menyambung hidup. Sang pejuang cilik ini seharusnya masih bisa menikmati waktu masa kecilnya bermain dengan teman”nya, tapi kerasnya dunia berkata lain.

Gimana cuk? sampai jumpa di postingan berikutnya ya.


Sumber: Iwan Fals